Saatnya pensiun dan siap kalahkan Bill Gates

Doc : 1 Juli 2014

Balonku ada lima

Balonku ada “lima” rupa-rupa warnanya

Hijau, kuning kelabu, merah muda dan biru

Meletus balon hijau “door” hatiku sangat “kacau”

Balonku tinggal “empat” kupegang “erat-erat”

Kenapa saya awali dengan lirik lagu anak-anak?

Coba saja perhatikan, banyak yang salah kaprah dari lirik diatas. Pertama jumlah balon yang awalnya lima, saat disebutkan kenapa hanya terdapat empat. Lalu jika seharusnya ada empat, kalau meletus satu seharusnya ya sisa tiga, toh.

Nah dari situ rentetan kesalahan terjadi. Yang selanjutnya jika balon meletus, mestinya hati tak perlu merasa “kacau” biasa saja, tinggal beli lagi. Toh balon harganya paling hanya berapa ribu saja kan, hehe..

Mengenai hal itu, ternyata banyak sekali ajaran yang keliru yang kita yakini. Dan itu terpelihara dalam “fikiran” yang menjadi “mindset” kita selama ini.

Nah, fikiran adalah modal untuk apa saja, terlebih untuk perubahan, mari kita terus isi dengan ilmu-ilmu yang tak terbatas. Jadikan pekerjaan lebih dari sekedar bekerja. Righ ?

Doc 2 Maret 2016

Ketika balon hijau meletus

Nah, dalam sebuah pekerjaan semua pegawai akan “meletus” seperti balon artinya?

Meletus sebagai sebuah masa peralihan. Masa dimana seseorang mengalami pergantian pekerjaan, perubahan kehidupan, dll.

Kalau kata pak ustad Valentino Dinsi “Semua pegawai pasti akan kehilangan pekerjaannya, entah itu karena phk, resign ataupun pensiun” jadi ia menyarankan agar menyiapkan kondisi itu dengan sebaik-baiknya. Berdiri kokoh.

 

Doc 4 Februari 2015

Awal perubahan dimulai

Mengenai persiapan, saya selalu ingat lagunya koesplus “Tiada kata terlambat” dan rupanya memang selalu ada “beginners” yang memulai dari usia yang menurut kita tidak mungkin.

Ya, mereka memulai ketika sudah usia sepuh ataupun lebih muda.

Mariani Arianto memulai menulis pada usia 63 tahun “Menulis sebagai terapi jiwa”, Ray Kroc memulai MC Donald pada usia 52 tahun, Colonel Herland Sanders membangun jaringan KFC ketika berusia 65 tahun. Mereka ternyata bisa, kita ?? Pasti lebih bisa.

Doc 7 Juli 2017

Kehidupan selalu mengalami perubahan dan penuh ketidakpastian

Namun saat ini juga banyak yang sukses karena memulai dari usia muda, contoh saja Mark Zuck dengan Facebooknya. Ingat, hidup akan selalu berubah dan penuh dengan ketidakpastian. Jadi siapa saja berpeluang.

Kata ustad Muslih – Pengisi acara buka bersama di Taman HI “Man jadda, wa jadda – Sesiapa yang sungguh-sungguh akan mendapatkan hasil”

Nyatanya, orang terkaya dunia bisa digeser dalam beberapa jam oleh pemilik Amazon – Jeff Bezos, mengungguli kekayaan Bill Gates pendiri Microsoft. Sayangnya setelah beberapa jam, saham amazon turun yang memengaruhi kekayaan bezos kembali diurutan setelah Gates.

 

Doc 2015-2016

Menjadi orang terkaya permanen

Nah kita yang muslim, punya tugas berikutnya sebagai orang terkaya dunia. Permanen lagi, insyaallah Bill Gates nggak akan bisa ngegeser.

Ya, cukup dengan dua rakaat sebelum subuh saja, sudah memiliki kekayaan yang lebih baik dari dunia seisinya. Right ? Rutinkan tiap hari. Berani ??

 

Doc 2012

Doc 2010

Kondisi saat ini adalah kondisi kita terbaik

Saya terngiang akan sebuah kata-kata “Resign itu sebuah dinamika hidup, saat yang lama telah keluar maka akan ada yang baru masuk” dan selalu “bersyukurlah” karena dalam kondisi apapun kita saat ini, adalah kondisi terbaik dalam hidup kita.

Saat masih bekerja, yakin saja bahwa inilah kondisi terbaik kita, bisa jadi jika tidak bekerja kondisinya tidak lebih baik.

Sebaliknya ketika sudah keluar kerja yakin saja bahwa inilah kondisi yang terbaik, karena bisa jadi jika tidak keluar kerja kondisinya tidak lebih baik dibanding jika keluar.

Maka tidak ada yang lebih baik, dari siapapun selain yang lebih taat pada-NYA.

Ukuran terbaik ialah “ketaatan” bukannya “jabatan” atau “kekayaan” ataupun “dunia”. Terus tambah kebaikan hari demi hari. Grow up! Brow ^_^

 

Doc 29 Juli 2017

Selalu jadi lebih baik. Dalam hal apapun. Pekerjaan apapun.

Teringat sebuah nasihat bijak. Jika hari ini sama dengan hari kemarin, merugi. Jika hari ini lebih buruk dari hari kemarin, sengsara. Jika hari ini lebih baik dari kemarin, beruntung.

Tugas dari saya buat pembaca, ciptakan kondisi ke-3. Bisa yaa ?? #Peace.

Lalu bahwa “sesungguhnya akhir itu lebih baik dari pada permulaan – Qs. Ad-Dhuha.” Temen-temen harus menyadari bahwa akhir itu kapan sih ?? Akhir adalah kondisi saat ini. Sekarang ini juga, detik ini.

Maka, kerjakan yang terbaik hari ini.

 

Doc 19 Juli 2013

Pensiun sebagai bekal perubahan untuk lebih baik

Sebagai penutup, sebuah kutipan singkat yang jadi penyemangat saya dan mungkin teman-teman ke depan adalah :

“Ya Allah, jika kemarin dunia membuat saya telah banyak melupakan-Mu. Maka saat ini, semoga dunia membuat saya menjadi lebih banyak ingat kepada-Mu. – Lukmanul HM”.

Artinya, tak ada lagi yang dijadikan tumpuan dan harapan selain ALLAH. Ya, hanya Allah yang menjadi Andalanku saat ini – #Pensiun.

#Pensiun Muda #Retire Young Retire Rich #Salam mengerjakan, dan esok lebih baik.

Nah, artikel ini sekedar hiburan untuk saya dan dalam rangka saling mengingatkan dalam kebaikan. Yaaa,..

Juga biar tidak menjadi orang yang merugi. Ingat siapa orang yang merugi ? “Innal insana lafi husr…” Semua orang..!

Kecuali yang beriman pada-Nya, beramal sholih, dan saling mengingatkan dalam kebaikan dan kesabaran. Sekian, kapan-kapan disambung lagi yaa..

Lukmanul HM.

Saatnya pensiun dan siap kalahkan Bill Gates

Tinggalkan Balasan

X

Pin It on Pinterest

X
Share This